Blog
Manfaat Luar Biasa Sunscreen dan Alasan Wajib Pakai Tiap Hari
Jika ada satu produk dalam dunia skincare yang disetujui secara universal oleh para dermatolog, ahli estetika, dan pegiat kecantikan sebagai produk paling krusial, jawabannya sudah pasti adalah sunscreen atau tabir surya. Bukan serum yang mahal, bukan juga krim malam yang canggih, melainkan produk sederhana yang seringkali dianggap remeh ini.
Banyak dari kita yang masih menyimpan sunscreen hanya untuk momen-momen tertentu, seperti saat akan pergi ke pantai atau berenang. Sebagian lagi mungkin berpikir bahwa sunscreen hanya dibutuhkan saat matahari bersinar terik. Anggapan ini adalah salah satu miskonsepsi terbesar dalam perawatan kulit. Di Pherovskin, kami ingin meluruskan hal ini dan menjelaskan secara mendalam tentang pentingnya sunscreen sebagai investasi jangka panjang terbaik untuk kulitmu, dan kenapa harus pakai sunscreen setiap hari, tanpa kompromi.
Memahami Musuh Utama Kulit: Sinar UV (UVA dan UVB)

Untuk benar-benar memahami mengapa sunscreen begitu esensial, kita harus terlebih dahulu mengenal musuh tak kasat mata yang kita hadapi setiap hari: radiasi sinar ultraviolet (UV) dari matahari. Sinar UV yang mencapai bumi terbagi menjadi dua jenis utama, dan keduanya memiliki dampak buruk pada kulit.
1. Sinar UVB (Burning Rays)
- Sifatnya: Memiliki panjang gelombang yang lebih pendek dan energinya lebih kuat. Sinar ini utamanya memengaruhi lapisan permukaan kulit (epidermis).
- Dampaknya: Inilah penyebab utama dari kulit terbakar (sunburn), kemerahan, dan sensasi perih setelah terlalu lama berada di bawah matahari. Intensitas sinar UVB paling tinggi pada tengah hari, antara pukul 10 pagi hingga 4 sore.
- Cara Mengingat: Pikirkan “B” pada UVB sebagai “Burning” atau “Bakar”.
2. Sinar UVA (Aging Rays)
- Sifatnya: Memiliki panjang gelombang yang lebih panjang, yang memungkinkannya menembus lebih dalam hingga ke lapisan dermis kulit, tempat di mana kolagen dan elastin berada.
- Dampaknya: Inilah dalang utama di balik penuaan dini (photoaging). Sinar UVA merusak serat kolagen dan elastin, yang menyebabkan munculnya kerutan, garis halus, kulit kendur, dan flek hitam. Yang lebih berbahaya, intensitas sinar UVA cenderung konstan sepanjang hari (dari pagi hingga sore) dan bisa menembus awan tebal bahkan kaca jendela.
- Cara Mengingat: Pikirkan “A” pada UVA sebagai “Aging” atau “Penuaan”.
Kedua jenis sinar ini, baik UVA maupun UVB, sama-sama berkontribusi terhadap peningkatan risiko kanker kulit. Oleh karena itu, perlindungan yang kita butuhkan haruslah bersifat menyeluruh.
Jadi, Apa Saja Manfaat Sunscreen? Lebih dari Sekadar Mencegah Gosong

Setelah mengenal bahaya dari kedua jenis sinar UV, kini kita bisa melihat dengan lebih jelas berbagai manfaat sunscreen yang luar biasa. Manfaat ini jauh melampaui sekadar mencegah kulit gosong saat liburan, melainkan sebuah polis asuransi untuk kesehatan dan kecantikan kulit jangka panjang. Berikut adalah berbagai manfaat krusial yang akan kamu dapatkan:
1. Mencegah Penuaan Dini (Photoaging)
Ini adalah manfaat kosmetik yang paling signifikan. Tahukah kamu bahwa sekitar 80-90% dari tanda-tanda penuaan yang terlihat di wajah kita (keriput, garis halus, kulit kendur) bukan disebabkan oleh pertambahan usia secara biologis, melainkan oleh paparan sinar matahari kumulatif seumur hidup? Dengan menggunakan sunscreen setiap hari, kamu secara efektif memperlambat proses penuaan ini dan menjaga kulitmu tampak awet muda lebih lama.
2. Mencegah Munculnya Noda Hitam (Hiperpigmentasi)
Sinar UV adalah pemicu utama bagi sel melanosit di kulit untuk memproduksi melanin (pigmen warna kulit). Produksi melanin yang berlebihan inilah yang menyebabkan munculnya noda-noda hitam seperti sun spots (bintik matahari), melasma, dan juga membuat noda bekas jerawat (PIH) menjadi semakin gelap dan sulit hilang. Sunscreen bertindak sebagai perisai yang mencegah pemicu ini, sehingga membantu menjaga warna kulit tetap merata.
3. Melindungi dari Risiko Kanker Kulit
Ini adalah manfaat kesehatan yang paling vital. Paparan sinar UV yang terus-menerus dan tanpa perlindungan dapat merusak DNA sel kulit, yang dapat menyebabkan pertumbuhan sel abnormal dan berkembang menjadi kanker kulit. Tiga jenis kanker kulit yang paling umum adalah karsinoma sel basal, karsinoma sel skuamosa, dan melanoma yang paling berbahaya. Menggunakan sunscreen setiap hari adalah langkah preventif paling mudah dan efektif untuk mengurangi risiko ini secara drastis.
4. Menjaga Kesehatan Lapisan Pelindung Kulit (Skin Barrier)
Paparan sinar matahari tidak hanya menyebabkan kerusakan jangka panjang, tetapi juga dapat merusak skin barrier secara langsung. Ketika lapisan pelindung ini terganggu, kulit akan kehilangan kemampuannya untuk menahan kelembapan, yang berujung pada kulit kering, dehidrasi, iritasi, dan kemerahan. Sunscreen membantu menjaga integritas skin barrier agar tetap sehat dan berfungsi optimal.
Membongkar Mitos Populer Seputar Sunscreen

Meskipun kesadaran akan pentingnya sunscreen semakin meningkat, masih banyak keraguan dan miskonsepsi yang membuat orang enggan memakainya setiap hari. Mari kita patahkan beberapa mitos yang paling umum didengar agar tidak ada lagi alasan untuk melewatkan langkah penting ini.
- Mitos #1: “Saya hanya perlu sunscreen saat cuaca cerah.” Fakta: Salah besar. Seperti yang telah dijelaskan, sinar UVA dapat menembus awan dan kaca. Hingga 80% radiasi UV bisa mencapai kulitmu bahkan di hari yang mendung. Jadi, meskipun kamu bekerja di dalam ruangan dekat jendela atau cuaca di luar sedang berawan, kulitmu tetap terpapar risiko.
- Mitos #2: “Kulit saya gelap, jadi tidak butuh sunscreen.” Fakta: Meskipun melanin pada kulit gelap memberikan sedikit perlindungan alami (setara dengan sekitar SPF 4-13), angka ini masih jauh di bawah perlindungan minimal yang direkomendasikan (SPF 30). Orang dengan kulit gelap tetap bisa mengalami penuaan dini, hiperpigmentasi, dan yang terpenting, tetap berisiko terkena kanker kulit.
- Mitos #3: “Pelembap atau makeup saya sudah mengandung SPF.” Fakta: Untuk mendapatkan tingkat perlindungan SPF yang tertera di label, kamu harus mengaplikasikan produk tersebut dalam jumlah yang sangat banyak (sekitar seperempat sendok teh untuk wajah). Kebanyakan orang hanya memakai foundation atau pelembap dalam jumlah yang jauh lebih sedikit. Jadi, mengandalkannya saja tidak akan cukup. Jauh lebih aman untuk menggunakan produk sunscreen tersendiri.
Panduan Praktis Memilih dan Memakai Sunscreen

Mengetahui pentingnya sunscreen adalah satu hal, tetapi memilih produk yang tepat dan menggunakannya dengan benar adalah hal lain yang sama pentingnya. Agar perlindunganmu maksimal, perhatikan beberapa panduan praktis berikut ini.
Cara Memilih Sunscreen yang Tepat:
- Broad-Spectrum: Pastikan labelnya bertuliskan “Broad-Spectrum”. Ini artinya produk tersebut melindungimu dari sinar UVA dan UVB.
- SPF 30 atau Lebih Tinggi: SPF (Sun Protection Factor) mengukur perlindungan terhadap sinar UVB. SPF 30 adalah standar minimal yang direkomendasikan oleh para ahli.
- PA Rating (PA+++ atau lebih): Untuk perlindungan terhadap UVA, cari produk dengan rating PA, yang umum ditemukan pada produk Asia. Semakin banyak tanda “+”, semakin tinggi proteksinya.
- Sesuaikan dengan Jenis Kulit:
- Kulit Berminyak/Berjerawat: Pilih sunscreen dengan tekstur ringan seperti gel atau losion dan berlabel “non-comedogenic”.
- Kulit Kering: Cari sunscreen dengan tekstur krim yang juga mengandung bahan-bahan pelembap.
- Kulit Sensitif: Sunscreen jenis physical/mineral (dengan bahan aktif Zinc Oxide atau Titanium Dioxide) cenderung lebih ramah untuk kulit sensitif.
Cara Pemakaian yang Benar: Sunscreen harus menjadi langkah paling akhir dalam urutan skincare yang benar di pagi hari, tepat sebelum kamu mulai ber-makeup.
Gunakan takaran yang cukup, yaitu sekitar dua ruas jari untuk seluruh wajah dan leher. Aplikasikan 15-30 menit sebelum kamu keluar rumah dan jangan lupakan area seperti telinga dan belakang leher. Untuk perlindungan maksimal, aplikasikan ulang setiap 2-3 jam, atau lebih sering jika kamu berkeringat atau berenang.
Untuk mempermudah rutinitas harianmu, kamu bisa memilih produk yang menggabungkan fungsi pelembap dan pelindung. Protect Glow Day Cream dari Pherovskin adalah contoh pelembap harian yang sudah dilengkapi dengan SPF, memberikan hidrasi sekaligus perlindungan dalam satu langkah praktis, menjadikannya pilihan ideal untuk penggunaan sehari-hari.
Pada akhirnya, pentingnya sunscreen tidak bisa dilebih-lebihkan. Menganggapnya sebagai langkah opsional adalah sebuah kesalahan. Jadikan penggunaan sunscreen sebagai kebiasaan harian yang otomatis, sama seperti menyikat gigi. Ini adalah satu-satunya langkah paling kuat dan efektif yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kulitmu tetap sehat, awet muda, dan terlindungi dari bahaya paling nyata di sekitar kita.
